Category: Uncategorized

  • Privacy Policy

    Privacy Policy for Diananda Riskia

    If you require any more information or have any questions about our privacy policy, please feel free to contact us at https://www.dianandariskia.com/p/privacy-policy.html.

    At https://www.dianandariskia.com/ we consider the privacy of our visitors to be extremely important. This privacy policy document describes in detail the types of personal information is collected and recorded by https://www.dianandariskia.com/ and how we use it.

    Log Files

    Like many other Web sites, https://www.dianandariskia.com/ makes use of log files. These files merely logs visitors to the site – usually a standard procedure for hosting companies and a part of hosting services’s analytics. The information inside the log files includes internet protocol (IP) addresses, browser type, Internet Service Provider (ISP), date/time stamp, referring/exit pages, and possibly the number of clicks. This information is used to analyze trends, administer the site, track user’s movement around the site, and gather demographic information. IP addresses, and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.

    Cookies and Web Beacons

    https://www.dianandariskia.com/ uses cookies to store information about visitors’ preferences, to record user-specific information on which pages the site visitor accesses or visits, and to personalize or customize our web page content based upon visitors’ browser type or other information that the visitor sends via their browser.

    DoubleClick DART Cookie

    โ†’ Google, as a third party vendor, uses cookies to serve ads on https://www.dianandariskia.com/.

    โ†’ Google’s use of the DART cookie enables it to serve ads to our site’s visitors based upon their visit to https://www.dianandariskia.com/ and other sites on the Internet.

    โ†’ Users may opt out of the use of the DART cookie by visiting the Google ad and content network privacy policy at the following URL – http://www.google.com/privacy_ads.html

    Our Advertising Partners

    Some of our advertising partners may use cookies and web beacons on our site. Our advertising partners include …….
    Google

    While each of these advertising partners has their own Privacy Policy for their site, an updated and hyperlinked resource is maintained here: Privacy Policies.
    You may consult this listing to find the privacy policy for each of the advertising partners of https://www.dianandariskia.com/.

    These third-party ad servers or ad networks use technology in their respective advertisements and links that appear on https://www.dianandariskia.com/ and which are sent directly to your browser. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies (such as cookies, JavaScript, or Web Beacons) may also be used by our site’s third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertising campaigns and/or to personalize the advertising content that you see on the site.

    https://www.dianandariskia.com/ has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers.

    Third Party Privacy Policies

    You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. https://www.dianandariskia.com/’s privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites. You may find a comprehensive listing of these privacy policies and their links here: Privacy Policy Links.

    If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers’ respective websites. What Are Cookies?

    Children’s Information

    We believe it is important to provide added protection for children online. We encourage parents and guardians to spend time online with their children to observe, participate in and/or monitor and guide their online activity. https://www.dianandariskia.com/ does not knowingly collect any personally identifiable information from children under the age of 13. If a parent or guardian believes that https://www.dianandariskia.com/ has in its database the personally-identifiable information of a child under the age of 13, please contact us immediately (using the contact in the first paragraph) and we will use our best efforts to promptly remove such information from our records.

    Online Privacy Policy Only

    This privacy policy applies only to our online activities and is valid for visitors to our website and regarding information shared and/or collected there. This policy does not apply to any information collected offline or via channels other than this website.

    Consent

    By using our website, you hereby consent to our privacy policy and agree to its terms.

    Update

    This Privacy Policy was last updated on: Wednesday, June 26th, 2019.

    Should we update, amend or make any changes to our privacy policy, those changes will be posted here.

  • Menjelajahi Tanah Air Beta



    Bersyukur sudah pernah mengunjungi beberapa tempat di Indonesia. Termasuk menikmati destinasi wisata, kuliner khas dan kekayaan budaya. Seumur hidup saya pasti tidak akan semua tempat bisa saya singgahi, namun sebisa mungkin saya bisa mengunjungi tempat-tempat indah itu sebanyak mungkin. Awal masuk kerja saya ditugaskan di Papua. Sebagai pegawai baru ibaratnya saya dibuang terlebih dahulu untuk menimba pengalaman di wilayah yang terpencil. Namun berkah bagi saya. Bisa mengelilingi Papua dengan gratis. Ongkos kesana amat sangat mahal, kemana-mana juga harus naik pesawat. Termasuk biaya hidup. Namun semua itu terbayar dengan menikmati keindahan alam disana. Keramahan penduduk dan kekayaan budaya setempat. Mulai dari Jayapura, Biak, Timika, Nabire, Mulia, Fakfak, Sorong, Manokwari, sudah pernah saya singgahi. Benar kata orang, disana memang “Tanah Surga”. Hingga pada suatu saat saya harus kembali ke Jakarta, saya nekat menukar tiket pesawat dengan tiket kapal laut.


    Saya ingin mengunjungi tempat-tempat yang dilewati jalur kapal tersebut. Kapal Laut Ciremai akan berlayar dari Jayapura hingga Jakarta selama 7 hari. Dan benar saja, saat itu saya sangat menikmati perjalanan tersebut. Berlabuh di Ambon, Menikmati Gunung Gamalama di Ternate, Menyantap bubur Manado di Bitung, Menyaksikan anak-anak yang menyelam mengejar koin yang dilempar penumpang di Bau-bau dan Banggai, makan Coto Makassar,  hingga terakhir berlabuh di Jakarta. Sungguh suatu pengalaman yang sangat berharga dan tidak akan pernah terlupakan. 


    Dikapal tersebut juga saya berkenalan dengan teman-teman baru dari berbagai suku dan semuanya sangat baik dan ramah. Jemmy dari Biak. Thomas dari Ambon. Andi dari Makassar dan Beatrik dari Manado. Saya masih ingat ketika kita sama-sama di dek kapal menyanyikan lagu shio mama yang dinyanyikan Thomas dengan amat indah. Di mana ya mereka sekarang? Bukan kebetulan tugas berikutnya saya bisa menjelajahi kalimantan. Menjelajahi Banjarmasin, Tanah Bumbu hingga Pulau Laut yang terkenal dengan lagu “…Kotabaru gunungnya bamega (berawan)…”.  Menyusuri Sungai Mahakam dari hulu di Kota Bangun – Kutai Kartanegara hingga ke hilir di daerah Tabang tempat di mana suku dayak masih berada. 


    Perlu waktu 8 jam untuk mencapai kesana dengan biaya sewa speedboat sebesar Rp 8 Juta,  masih di atas harga tiket pesawat kemana pun di Indonesia. Sempat juga menikmati keindahan Jembatan Kutai Kartanegara di Tenggarong yang kini tinggal kenangan. Juga bisa mengunjungi beberapa kota di Sulawesi seperti Manado, Gorontalo dan Makassar. Semua pengalaman tersebut saya tulis sebagai jurnal di blog ini. Hingga akhirnya saya terpilih menjadi salah satu peserta yang hadiahnya bisa berkeliling ke beberapa tempat wisata di Indonesia. 


    Beruntung saya mendapat tugas mengunjungi wilayah Sumatera yang belum pernah saya kunjungi. Selama 21 hari melintasi 4 provinsi. Mendaki Gunung Kerinci di Jambi, surfing di Nias, arung jeram di Sungai Alas hingga menginjakkan kaki di KM Nol Indonesia di Pulau Weh, pulau paling barat di Indonesia. Di sinilah Indonesia dimulai. Saat menginjakkan kaki di tugu KM Nol tersebut tidak kuasa saya menahan air mata haru, sebelum ajal menjemput, saya sudah pernah menginjakkan kaki di sini. Sungguh, alam Indonesia sangat luar biasa. Indahnya. Banyaknya. Kaya budayanya. Adat istiadatnya. Sangat-sangat luar biasa. Saya pernah juga mendapat tugas beberapa kali keluar negeri dan melihat beberapa tempat wisata di sana, namun satu yang tidak bisa mereka lakukan yaitu keramahtamahan orang Indonesia. 


    Hospitality orang Indonesia nomor 1 di dunia. Coba tanyakan sama bule-bule yang kamu temui di tempat wisata. Saya jadi ingat syair lagu “Tanah Airku” yang sangat saya sukai : “...Walaupun banyak negeri kujalani Yang masyur permai dikata orang, Tetapi kampung dan rumahku Di sanalah ku merasa senang Tanahku tak kulupakan Engkau kubanggakan ...” Kadang saya suka merinding jika mendengar lagu yang sangat menggambarkan ikatan emosional antara manusia dan tanah airnya. Ibu Soed pasti menangis saat menciptakan lagu ini. 


    Semoga blog ini dapat bermanfaat untuk para pembaca semua.

  • Pemenang Kontes Blog Mahakarya

    Alhamdulillah salah satu tulisan di blog ini menjadi salah satu pemenang kontes blog Mahakarya yang diselenggarakan oleh www.djisamsoe.com

    Adapun hadiah yang didapatkan adalah sebuah sepeda Mountine Bike yang setelah ditelusuri ternyata sepeda merk Polygon Type Collosus AX-1 seharga Rp.16.500.000,- Wow sebuah harga yang fantastic untuk sebuah sepeda. Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung.
    Berikut pengumuman resminya :
    http://www.djisamsoe.com/mahakarya2012/blog/winner
  • Peluncuran Buku “15 Destinasi Wisata Terbaik di Indonesia”

    Akhirnya buku “15 Destinasi Wisata Terbaik di Indonesia” karya teman saya Barry Kusuma diluncurkan di markasnya Kaskus, Menara Palma Lantai 10, Jl Rasuna Said Jakarta. Acara  diselenggarakan tanggal 29 November 2012 diawali konferensi pers yang dihadiri beberapa jurnalis dan blogger yang concern terhadap pariwisata Indonesia. Sedangkan sore harinya diadakan talkshow tentang travel writer yang dibawakan oleh Bowo atau yang lebih dikenal sebagai TravelJunkies Indonesia. Acara ini sangat ramai, dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta yang sangat menggemari traveling di Indonesia.
    Buku ini merangkum keindahan alam dan budaya di Indonesia sehingga bisa menginspirasi pembaca untuk berkeliling Indonesia. Didalam buku yang isinya full colour ini dijelaskan dengan detail tentang destinasi, akomodasi, kuliner dan festival budaya yang jarang diketahui orang. Kita juga dimanjakan dengan foto-foto ciamik dari Barry yang memang dasarnya seorang fotographer.
    Selain itu Barry juga memberikan beberapa tips memotret lokasi wisata dan festival budaya. Buku ini bisa menjadi panduan newbie traveler saat berpergian. Tidak berlebihan jika dikatakan buku ini sebagai “lonely planet“-nya Indonesia.
    Rekomendasi saya buku ini WAJIB dimiliki yang mengaku Traveler Indonesia ๐Ÿ™‚
    Pertamax yg dapat tanda tangan dari Barry ๐Ÿ™‚

    “Traveling Indonesia is like a box of chocolates, you never know what you’re gonna get”  – Barry Kusuma

  • Diundang Launching Buku “15 Destinasi Wisata Terbaik di Indonesia”

    Kaskus, Elex Media Komputindo, dan Barry Kusuma

    mengundang Anda NGOPI BARENG & KOPDAR Komunitas Travel pada peluncuran buku Wisata 15 Destinasi Terbaik di Indonesia + Tips Travel Foto.di acara ini bakal diadakan Workshop Travel Writing dari Majalah Mytrip Mayawati Nur Halim dan Profesional Travel blogger Travel Junkie Indonesia, yang akan sharing pengalaman dan juga memberikan tips menulis travel yg menarik. selain itu Barry Kusuma akan berbagi tip dan trik travel foto, serta bugdet traveling ke tempat wisata terbaik di Tanah Air ke destinasi yang belum pernah Anda tahu sebelumya.

    yang ingin ikutan harus mendaftar dahulu dengan menghubungi
    Vira/Dini  021-53650110 ext 3734
    undangan terbatas, siapa cepat dia dapat.
  • Talkshow “Backpacking Dalam dan Luar Negeri”

    Minggu 18 November 2012 saya bersama @RiniRaharjanti menjadi pembicara dalam acara talkshow seputar “Backpacking Dalam dan Luar Negeri” yang diadakan oleh @YukTravel dalam acara yang diadakan di Mal Kelapa Gading 3 Jakarta. Dalam talkshow ini kita berbicara tentang tips seputar traveling baik sebagai backpacker maupun sebagai tourist. Baik didalam negeri maupun luar negeri. Rini lebih banyak share tentang backpacker dan trip luar negeri. Sedangkan saya kebalikannya. Jadi kita ini seperti “Koper” dan “Ransel” hehehe…

    Rini menjelaskan metode “ransel 7 kilo“, maksudnya ransel yang dibawa ikut maksimal beratnya 7 kilogram agar bisa dibawa ke kabin pesawat, tidak masuk bagasi. Kalau masuk bagasi resiko-nya tau sendiri kan bisa diobrak-abrik “oknum tertentu.

    Saya juga menjelaskan agar perjalanan atau trip lebih efektif sebaiknya kita sudah membuat jadwal perjalanan atau itinerary sebelum berangkat sehingga waktu tidak terbuang percuma akan kemana lagi setelah ini, dll. Juga perlu melakukan sedikit riset sederhana via google tentang akomodasi, penginapan atau hotel mana yang paling banyak mendapat referensi.

    Rini juga menjelaskan filosofi dari “backpacker” sendiri. Orang banyak menyalahartikan bahwa backpacker itu harus ngegembel, makan apa adanya, kucel, dll. Namun sesungguhnya backpacker adalah kita bisa menikmati perjalanan dengan memanfaatkan budget yang tersedia. Jika ada penginapan seharga Rp 200.000,- yang nyaman kenapa harus nginep di yang harga Rp 500.000,- Toh sesungguhnya saat kita traveling penginapan itu tidak lebih dari sebuah “locker” yang aman untuk menyimpan barang. Setelah seharian keliling saat tengah malam di hotel pasti kita langsung terlelap karena sudah kelelahan.

    Saya menambahkan kalau trip keluar negeri yang harus dijaga adalah ID personal seperti passport, ktp, dll harus disimpan ditempat yang menempel di badan kita seperti saku, atau gantungan passport. Soalnya kalau disimpat di tas, kalau tas-nya tertinggal tentu kita akan kelabakan. Juga jika menyimpan uang jangan di satu tempat, usahakan terpisah-pisah, bisa di selipan, tas, kaos kaki, atau ******* (sensor :D)

    Selain itu yang cukup penting adalah alat komunikasi. Jangan lupa pastikan apakah provider yang kita gunakan bisa dipakai di negara tujuan. Jika bisa segera aktifkan roaming sebelum hari keberangkatan.

    Selain acara tersebut juga diadakan workshop fotografi dengan menghadirkan fotographer kawakan @ArbainRambey yang mengambil tema “Making Traveling Photo Essay“. Dalam event ini juga diadakan lomba photo dengan hadiah trip ke Phuket selama 3D2N ๐Ÿ™‚ Wow, selamat yah untuk pemenang!!

    Berikut foto-foto kegiatan tersebut (sumber foto: @YukTravel)

    Serunya talk show bersama @riniraharjanti dan @HARRISmaul di hari Minggu ceria ini di Forum MKG 3 :)))
    Trm ksh u/ @riniraharjanti @HARRISmaul yg”memanaskan”panggung #ODPF Forum MKG3 ngobrolin “Backpacking Dlm&LN”โ™ฅ

    “Making Traveling Photo Essay” w/Arbain Rambey di #ODPF Forum MKG3 skrg.Tips&Trick motret sunset jg ada lho


  • Makin Banyak Orang Amerika Serikat Merencanakan Perjalanan Ke Lombok Melalui Situs Pencari Wego

    Jakarta, 30
    Oktober 2012
    – Tren pencarian
    informasi tiket pesawat dan hotel di Lombok melalui situs pencari Wego.com
    meningkat tahun ini. Secara global, sepanjang Januari – September 2012 terdapat
    pertumbuhan 41% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
    Pertumbuhan paling pesat berasal dari Amerika Serikat. Satu dari lima pencarian
    tersebut diakses oleh pengguna Wego di Amerika Serikat.

    Tren ini seirama dengan peningkatkan jumlah
    kunjungan wisatawan ke Lombok pada semester pertama tahun 2012. Data Dinas
    Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Barat mencatat, jumlah wisatawan ke
    Lombok meningkat 36% pada semester pertama 2012 dibandingkan dengan semester
    pertama 2011. Jumlah wisatawan ke Lombok pada Januari – Juni 2012 tercatat
    hampir 500 ribu. Sehingga, tampaknya target
    Visit Lombok Sumbawa mencapai 1 juta kunjungan tak akan sulit dicapai mengingat jumlah
    kunjungan semester ke dua selalu naik.
    Dilihat dari angka kunjungan, jumlah wisatawan
    lokal masih dominan. Namun, jumlah wisatawan asing meningkat 47% pada semester
    tersebut dibandingkan tahun lalu. Kecenderungan ini juga terbaca di situs
    pencari Wego.com.
    Pada Januari – September 2012, lebih dari
    setengah pengguna Wego di 52 negara yang mencari informasi tiket pesawat ke
    Lombok, mengakses informasi ini dari Indonesia melalui
    Wego.co.id. Lainnya, 
    diakses dari luar negeri, seperti melalui Amerika Serikat, Singapura,
    Australia, dan Malaysia. Yang paling mengejutkan, jumlah pencarian dari Amerika
    Serikat melonjak menjadi 20% dari total pencarian global. โ€œKami melihat adanya
    tren pencarian berbagai destinasi baru di Indonesia, baik oleh wisatawan lokal
    ataupun asing,โ€ jelas Graham Hills, Managing Director Wego Indonesia.
    Hills mengatakan, โ€œBali mungkin masih yang paling banyak dicari, tapi Lombok pun makin populer seiring dengan
    makin mudahnya masyarakat mengakses informasi mengenai Lombok secara online. Bisa diperkirakan, faktor ini
    dapat meningkatkan angka kunjungan ke Lombok. โ€œPada masa mendatang, lanjut
    Hills, destinasi menarik seperti Padang, Wakatobi ataupun Manado juga bisa
    menjadi destinasi populer di Indonesia. โ€œKetiga destinasi itu juga akan menjadi
    fokus pencarian online para traveler,โ€ tambahnya.
    Maskapai
    Penerbangan Favorit
    Lion Air masih menjadi
    penerbangan favorit menuju Lombok sepanjang tahun ini. Mulai Januari-September
    2012, sebanyak 57% pengguna Wego di Indonesia yang pergi ke Lombok memilih Lion
    Air.  Adapun Garuda Indonesia dipilih
    oleh satu dari lima orang yang mengakses Wego.co.id untuk merencanakan
    perjalanan mereka ke Lombok. Dan, hampir 15% yang lain menggunakan Batavia Air.
    Kota keberangkatan populer masih di Jakarta dan Surabaya.
    Adapun pengguna Wego di luar negeri yang ingin
    pergi ke Lombok juga familiar dengan Lion Air. Sebanyak satu dari tiga di
    antaranya memilih Lion Air pada Januari-September 2012. Lainnya, hampir 29%
    menggunakan Garuda Indonesia, 6% menggunakan Singapore Airlines, dan 6%
    menggunakan Batavia Air. 
    Yang menarik, seiring dibukanya  rute baru Air Asia Kuala Lumpur-
    Lombok
    dengan penerbangan perdana pada 12
    Oktober 2012, terjadi lonjakan pemesanan tiket pesawat ini melalui Wego. Hampir
    5% total pengguna Wego di luar negeri yang akan pergi ke Lombok, memilih Air
    Asia pada September 2012.
    โ€œAkses ke Lombok makin mudah dengan rute baru
    tersebut. Dibukanya Bandara Internasional Lombok juga mendukung pertumbuhan
    industri perhotelan di Lombok dan pada akhirnya bisa meningkatkan jumlah
    wisatawan,โ€ kata Hills.
    Industri perhotelan di Lombok memang bergeliat.
    Tahun 2012 saja tercatat penambahan 40 unit hotel berbintang dengan total kamar
    mencapai 2.453 unit. Jumlah pencarian hotel di Lombok melalui situs pencari
    Wego juga meningkat 10 kali lipat dibandingkan tahun lalu. Kebanyakan berasal
    dari Jakarta (53%) dan Surabaya yang mencapai hampir 10% dari total pencarian.
    Berikut ini lima hotel terfavorit bagi pengguna
    Wego di Indonesia:
    Jumlah pencarian hotel di Lombok oleh pengguna
    Wego di luar Indonesia juga mengalami peningkatan. Yang terbanyak berasal dari
    Singapura, Australia dan Amerika Serikat. Wego sendiri menyediakan fitur
    menarik terkait pilihan wisatawan mengenai hotel. Pada Wgo.co.id, wisatawan
    bisa melihat hotel di Bali yang menjadi favorit traveler asal Australia ataupun Jerman, misalnya, yang mungkin akan
    berbeda dengan pilihan wisatawan nusantara.
  • [Review] Travel Writer

    Beberapa waktu lalu saya mengikuti Travel Writer Workshop yang diadakan oleh Majalah Scuba Diver Indonesia dan Valadoo.com. Sebenarnya sudah lama ingin mengikuti workshop ini, namun belum sempat aja, akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu tiba juga.
    Apa sih sebenarnya travel writer itu? kalau diterjemahkan secara harfiah adalah penulis perjalanan. Dan memang benar seperti itulah kurang lebihnya. Jadi kita menulis artikel dalam perjalanan yang kita lakukan. Lalu apa kelebihannya? dijelaskan bahwa sebagai travel writer kita bisa bertemu dengan orang-orang baru, mendapat pengalaman dan petualangan baru, mengeksplorasi tempat ygn belum pernah diekspos, menikmati kuliner khas, tidur di hotel mewah dan semua itu GRATIS! dan bahkan kita DIBAYAR.
    GRATIS dan DIBAYAR! nah ini yang penting.

    Menurut Fransiska Anggraini yang menjadi membawakan workshop kali ini, travel writer adalah seseorang yang suka berbagi cerita indah tentang suatu perjalanan dan menuliskannya dalam sebuah artikel. Travel writer bisa berupa fiksi atau nyata, atau kombinasi keduanya. Kolaborasi antara jurnalis dan penulis kreatif sangat diperlukan.

    Cakupan travel writer sangat banyak, jadi bukan hanya melulu tentang pariwisata saja, ada tentang seni dan arsitektur,  (selanjutnya pake bahasa Inggris aja ya, lucu soalnya kalo diterjemahkan) bed and breakfast, business travel, city guide, history, dangerous place, eco-tourism, family trip, honeymoon, food and drink, national parks, nightlife, shopping, sport and recteation, weekend getaways, etc. Nah dari berbagai jenis diatas apa passion kamu? apa, nightlife? Huh dasar ๐Ÿ™‚

    Nah selanjutnya apa yang dibutuhkan oleh seseorang untuk menjadi seorang travel writer? ada beberapa point yang dibutuhkan yaitu :

    – Passion for writing
    – Decent photograph skills
    – Travel addict
    – Being easily adaptable
    – Being comfortable in own skin,
    – Curiosity
    – Good observation skills
    – Great tolerance
    – Good humor
    – Creativity
    – Open minded

    Nah dari point2 diatas, minimal kamu sudah punya 10 aja, sudah bisa jadi travel writer. hehehe. Tapi tenang aja, jangan minder dulu kalo kurang dari 10, sedikit-sedikit bisa dipelajari kok seperti belajar foto, namun untuk sifat-sifat dasar agak sulit dan perlu adaptasi agak lama.

    Mbak Sisca yang juga Pemred Majalah Scuba Divers ini menambahkan beberapa tips bagaimana memulai publikasi artikel yang kita tulis. Tips2nya jitu. Bagi yang berminat silahkan daftar kalau ada kelas baru lagi.

    Dalam kesempatan tersebut juga hadir seorang travel writer yaitu Yudasmoro (@wordtraveler) yang baru saja meluncurkan bukunya tentang bagaimana menjadi travel writer yang handal. Bagaimana ia diminta menjadi penulis artikel di beberapa majalah di Indonesia, diterbangkan ke beberapa negara, menginap di hotel mewah, dan pulangnya dibayar pula. Bukunya sudah beredar dengan judul sama TRAVEL WRITER.

    Jadi jika kamu berminat, silahkan baca bukunya, kalau mau pesan silahkan mention via twitternya.

  • [Review] 15 Destinasi Wisata Terbaik di Indonesia

    Buku 15 Destinasi Wisata Terbaik di Indonesia adalah Buku yg merangkum Keindahan alam dan budaya Indonesia. membaca buku 15 Destinasi ini membuat Travelers & Fotografer terinspirasi untuk keliling Indonesia, memang keindahan Indonesia tidak cukup kalau hanya dituangkan dalam 1 buku tetapi destinasi yang diberikan di Buku ini detail menjelaskan tentang destinasi dan event budaya yang jarang orang tahu dan kunjungi di Indonesia.



    umumnya buku Traveling hanya menjelaskan 1 destinasi wisata saja, tetapi di Buku 15 Destinasi ini terdapat 15 Destinasi Wisata terbaik di Indonesia sekaligus. kenapa buku ini diperuntukkan untuk Travelers dan pencinta jalan – jalan, karena dibuku ini menjelaskan “How To Get There” dan tips Travel foto disetiap destinasi wisata, Bagi Fotografer yang ingin keliling Indonesia Buku ini wajib dimiliki karena merupakan panduan yang lengkap destinasi mana saja yang harus Fotografer harus kunjungi di Indonesia untuk membuat stok foto.



    banyak Travelers merasa bepergian dan liburan hanya menghabiskan uang saja, padahal banyak aktifitas yang bisa dilakukan pada saat Traveling salah satunya adalah memotret. Traveling dan memotret adalah bagian yang tidak terpisahkan, sebagian besar kita pada saat liburan pasti membawa kamera. di buku ini saya berikan tips travel foto disetiap destinasi Wisata termasuk tips memotret event budaya yang bisa menjadi panduan Travelers, dengan adanya Tips Travel foto dibuku ini bertujuan untuk membuat foto yang baik sehingga foto foto traveling ini bisa digunakan untuk kebutuhan Blog atau majalah. 




    Panduan Tips Travel Foto di buku tidak harus memakai dan menggunakan Kamera DSLR, tetapi bisa juga menggunakan kamera pocket maupun kamera HP.




    kelebihan lain buku 15 Destinasi ini adanya 



    1. menerangkan cara “How To Get There”


    2. Full Collor dan foto foto berwarna.


    3. informasi destinasi wisata di Indonesia yang masih jarang dikunjungi dan Tips Travel Foto.